Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Berita

Muhammadiyah–UI Teken MoU Strategis, Haedar Nashir Tekankan Implementasi Nyata dan Penguatan SDM Unggul

Didik Triono
90
×

Muhammadiyah–UI Teken MoU Strategis, Haedar Nashir Tekankan Implementasi Nyata dan Penguatan SDM Unggul

Sebarkan artikel ini
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Rektor Universita Indonesia (UI) Heri Hermansyah, setelah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Muhammadiyah dan Universitas Indonesia (UI). (Foto:Ist)

ALIMANNEWS.COM, DEPOK — Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Muhammadiyah dan Universitas Indonesia tidak boleh berhenti pada tataran administratif semata, melainkan harus diwujudkan dalam program konkret yang berdampak.

Penegasan tersebut disampaikan Haedar dalam agenda penandatanganan kerja sama yang berlangsung di lingkungan UI, Senin (13/4/2026). Ia menekankan pentingnya tindak lanjut yang terukur agar kolaborasi ini benar-benar memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia (SDM).

“Kami tentu ingin MoU ini tidak sekadar tanda tangan di atas kertas, tetapi ada tindak lanjut secara konkret,” tegas Haedar.

Senada dengan itu, Rektor UI, Heri Hermansyah, menyebut kerja sama ini sebagai pertemuan dua kekuatan besar bangsa dalam bidang pendidikan dan sosial keagamaan. Menurutnya, kolaborasi ini mencerminkan semangat fastabiqul khairat—berlomba-lomba dalam kebaikan—yang menjadi landasan bersama.

“Pertemuan ini mencerminkan niat baik antara Universitas Indonesia dengan Muhammadiyah untuk bersama-sama menjalankan prinsip fastabiqul khairat,” ujar Heri.

Secara substansi, Nota Kesepahaman ini mencakup sejumlah program strategis, di antaranya skema studi lanjut bagi peserta didik untuk menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi secara terstruktur dan berkelanjutan.

Selain itu, terdapat pula program fast track bagi mahasiswa berprestasi yang memungkinkan percepatan masa studi tanpa mengurangi kualitas akademik. Program ini diharapkan mampu mencetak lulusan unggul yang siap bersaing di tingkat global.

Tak hanya berfokus pada aspek akademik, kerja sama ini juga mencakup pengembangan program pelatihan dan pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter. Tujuannya adalah melahirkan generasi yang tidak hanya kompeten secara intelektual, tetapi juga berintegritas, adaptif, dan responsif terhadap dinamika global.

Kerja sama antara Muhammadiyah dan UI ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antar lembaga dalam menghadapi tantangan zaman, khususnya dalam bidang pendidikan tinggi dan pengembangan SDM.

Dengan implementasi yang konsisten, kolaborasi ini diharapkan mampu menjadi model kemitraan strategis yang tidak hanya berhenti pada kesepakatan formal, tetapi berkontribusi nyata dalam mencetak generasi unggul bagi Indonesia. (diks/anews/ui)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *