Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Berita

Dari Masjid Jami Al Istiqomah, Pramono Gagas Haul Ulama Betawi Tahunan

20
×

Dari Masjid Jami Al Istiqomah, Pramono Gagas Haul Ulama Betawi Tahunan

Sebarkan artikel ini
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berbuka puasa bersama warga di Masjid Jami Al Istiqomah, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (27/2). (Foto:HMS_DKI)

ALIMANNEWS.COM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengusulkan penyelenggaraan haul bagi para ulama Betawi yang berjasa dalam penyebaran Islam setiap peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta pada Juni mendatang.

Usulan tersebut disampaikan saat berbuka puasa bersama warga di Masjid Jami Al Istiqomah, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (27/2).

“Dalam setiap menyambut Hari Ulang Tahun Jakarta pada bulan Juni, saya mengusulkan haul bagi ulama Betawi yang telah memberikan kontribusi besar dalam penyebaran agama Islam di Jakarta,” ujar Pramono.

Menurutnya, kehidupan keagamaan di Jakarta yang relatif kuat tidak terlepas dari peran besar para ulama dalam syiar Islam. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta berencana menggelar haul ulama Betawi di Monumen Nasional (Monas). Kegiatan tersebut diperkirakan akan melibatkan sekitar 50 hingga 100 ulama untuk didoakan bersama.

Pramono meyakini kegiatan tersebut akan membawa manfaat bagi masyarakat maupun pemerintah daerah. “Sebagai Gubernur Jakarta, saya meyakini hubungan yang baik antara ulama, umara, dan masyarakat akan membawa ketenangan serta kesejukan bagi kita semua,” katanya.

Selain itu, ia juga menyampaikan rencana penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) hingga tingkat kelurahan. Para pemenang direncanakan mendapat hadiah umrah sebagai bentuk apresiasi.

“Ini akan jauh lebih meriah sekaligus menjaring bakat hingga tingkat kelurahan, kecamatan, bahkan mungkin RT/RW. Ini menjadi hal yang baik bagi kita semua,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono turut mengapresiasi peran Masjid Jami Al Istiqomah sebagai ruang ibadah sekaligus penopang moral dan perekat persaudaraan warga. Ia meyakini ulama yang mendirikan masjid tersebut mendapat keberkahan dari doa-doa jamaah yang terus mengalir.

“Saya yakin ulama yang mendirikan masjid ini adalah sosok yang mendapat syafaat karena doa yang tidak pernah putus dari siapa pun yang datang ke tempat ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *