Scroll untuk baca artikel
Example 300x300
Example 728x250
Berita

Hidupkan Malam Ramadhan dengan Al-Qur’an: Semangat Tadarus Jamaah Lansia Menginspirasi

41
×

Hidupkan Malam Ramadhan dengan Al-Qur’an: Semangat Tadarus Jamaah Lansia Menginspirasi

Sebarkan artikel ini

ALIMANNEWS.COM, KOTA BEKASI – Tidak semua jamaah pria lanjut usia aktif mengisi malam-malam Ramadhan dengan tadarus Al-Qur’an di masjid. Namun pemandangan berbeda justru terlihat di Masjid Al-Iman Perumahan Harapan Baru I, Bekasi Barat, Kelurahan Kotabaru, Kota Bekasi (22-02-2026).

Usai menunaikan shalat Tarawih, para jamaah yang mayoritas terdiri dari bapak-bapak lanjut usia tidak langsung pulang. Mereka berkumpul dalam beberapa kelompok kecil, lalu melanjutkan ibadah dengan tadarusan Al-Qur’an. Suasana masjid pun tetap hidup hingga larut malam, dipenuhi lantunan ayat suci yang dibaca bergiliran dengan tartil dan penuh kekhusyukan.

Promo untuk Anda
Example 300x300
Promo server terbaik

Momen Ramadhan 1447 H menjadi sangat penting bagi jamaah. Bulan suci ini dimaknai bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi sebagai kesempatan memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, dan mengisi sisa usia dengan amal yang lebih bermakna. Para jamaah lanjut usia menyadari bahwa waktu yang tersisa tidak lagi panjang, sehingga Ramadhan dijadikan sebagai ladang pahala yang harus dimaksimalkan.

Kegiatan tadarus bersama juga menghadirkan nilai kebersamaan dan saling menguatkan. Mereka tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga saling menyimak, membetulkan bacaan, serta berbagi nasihat keagamaan. Kebersamaan ini menumbuhkan semangat bahwa belajar Al-Qur’an tidak mengenal batas usia.

Salah satu peserta tadarusan saat diwawancarai wartawan Alimannews.com mengatakan,
“Ramadhan ini menjadi pengingat bagi kami bahwa umur sudah tidak muda lagi. Justru sekarang waktunya lebih banyak bersama Al-Qur’an. Kalau dulu sibuk bekerja, sekarang kami ingin menutup kehidupan dengan memperbanyak ibadah dan berharap husnul khatimah.”

Bagi para jamaah, Ramadhan adalah momentum untuk lebih mendekat kepada Allah, menghidupkan masjid, dan meninggalkan teladan bagi generasi muda bahwa usia senja bukan alasan untuk berhenti beribadah. Justru di masa itulah kesungguhan semakin ditingkatkan, agar kehidupan dunia yang singkat dapat berbuah kebahagiaan di akhirat yang kekal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *