ALIMANNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Yahya Cholil Staquf, menyoroti adanya provokasi yang mengarah pada upaya makar di tengah meningkatnya ancaman krisis global.
Dalam konferensi pers di Kantor PBNU, Jumat (10/4/2026), Yahya menegaskan bahwa upaya tersebut berpotensi memicu dinamika politik yang membahayakan stabilitas bangsa dan negara.
“Saya menentang pihak mana pun yang hendak memanfaatkan keadaan di tengah tantangan-tantangan berat ini untuk memicu dinamika politik yang membahayakan bangsa dan negara,” tegasnya.
Ia mengingatkan, situasi global yang penuh ketidakpastian saat ini seharusnya dihadapi dengan memperkuat persatuan nasional, bukan justru dimanfaatkan untuk kepentingan yang dapat memecah belah.
Menurutnya, segala bentuk provokasi yang mengarah pada instabilitas politik harus diwaspadai bersama, karena dapat memperburuk kondisi nasional di tengah tekanan global yang semakin kompleks.
PBNU, lanjut Yahya, menegaskan komitmennya untuk menjaga keutuhan bangsa serta mendorong seluruh elemen masyarakat agar tetap mengedepankan sikap bijak, tenang, dan berorientasi pada kepentingan bersama.





