ALIMANNEWS.COM, JAKARTA – Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus, menegaskan pentingnya menyandarkan setiap ikhtiar dan tuntutan hidup kepada Allah SWT, bukan semata-mata pada kemampuan diri sendiri.
Dalam Pengajian Ramadhan yang mengulas Kitab Al-Hikam karya Ibnu Athaillah al-Sakandari, sebagaimana ditayangkan kanal YouTube NU Online dan diakses Kamis (26/2/2026), Gus Mus mengutip sebuah hikmah: “Tidak akan sulit permintaan yang engkau mohon kepada Tuhanmu, dan tidak akan mudah suatu permintaan yang engkau tuntut hanya dengan mengandalkan dirimu sendiri.”
Menurutnya, pesan tersebut menegaskan bahwa setiap keinginan dan cita-cita harus dilandasi ketergantungan penuh kepada Allah. “Kalau kamu punya tuntutan, punya harapan, maka mintalah kepada Allah. Jangan hanya mengandalkan dirimu sendiri,” ujarnya.
Pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang, Jawa Tengah itu mencontohkan dalam hal menuntut ilmu. Ada yang belajar sekadar ingin terlihat pintar, namun ada pula yang belajar seraya memohon kepada Allah sebagai sumber segala ilmu. “Belajar saja tanpa doa itu kurang sempurna. Tapi berdoa tanpa belajar juga tidak cukup,” jelasnya.
Sahabat almarhum Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini mengibaratkan doa seperti pelumas pada sepeda. Tanpa pelumas, sepeda terasa berat; namun pelumas saja tanpa sepeda tidak akan membawa ke mana pun. Karena itu, ia menegaskan keberhasilan hanya dapat diraih dengan usaha yang sungguh-sungguh disertai doa dan penyandaran diri kepada Allah sejak awal.