Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Berita

Open House DKI Jakarta: Momentum Silaturahmi, Bukan Ajang Aspirasi

51
×

Open House DKI Jakarta: Momentum Silaturahmi, Bukan Ajang Aspirasi

Sebarkan artikel ini
SIARAN PERS PEMERINTAH PROVINSI DKI JAKARTA (Press Release) Open House di Balai Kota, Pemprov DKI Pererat Silaturahmi dengan Warga. (Foto:HMS_DKI)

ALIMANNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar open house bersama warga di Balai Kota Jakarta, Sabtu (21/3/2026), sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman Ibu Kota.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sunda Kelapa itu dihadiri berbagai lapisan masyarakat. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama Wakil Gubernur Rano Karno, menyambut langsung warga yang hadir dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Wakil Gubernur Rano Karno menjelaskan, penyelenggaraan open house ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan keagamaan dan kebudayaan yang telah berlangsung sejak Ramadan hingga Idulfitri. Menurutnya, rangkaian tersebut juga menjadi strategi memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global.

“Rangkaian kegiatan mulai dari Ramadan, Idulfitri, hingga halal bihalal ini sebetulnya menjadi bagian dari upaya Jakarta dalam meningkatkan Global City Index,” ujar Rano.

Ia menambahkan, berbagai agenda lintas budaya yang digelar sejak akhir tahun hingga awal tahun berjalan sukses dan mendapat respons positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi perayaan Natal, Tahun Baru, Imlek, Nyepi, hingga takbiran bersama.

“Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Walaupun sempat diguyur hujan cukup besar, kegiatan tetap dimulai tepat waktu,” katanya.

Rano menegaskan, open house difokuskan sebagai ajang silaturahmi antara pemerintah daerah, masyarakat, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), bukan sebagai forum penyampaian aspirasi publik.

“Hari ini kita mengadakan open house agar bisa bertemu langsung dengan masyarakat dan juga teman-teman OPD. Dalam momen ini tidak ada penyampaian aspirasi. Ini hanya halal bihalal,” tegasnya.

Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi melalui berbagai kanal resmi. Di antaranya melalui Balai Kota, kantor kelurahan, kecamatan, hingga kantor wali kota. Selain itu, warga juga dapat memanfaatkan platform digital seperti aplikasi JAKI serta media sosial resmi pemerintah daerah.

Secara faktual, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang temu warga dan pemerintah, tetapi juga mencerminkan komitmen Pemprov DKI dalam menjaga kohesi sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Pendekatan kultural melalui perayaan lintas agama dan tradisi dinilai menjadi kekuatan Jakarta dalam membangun citra sebagai kota global yang inklusif.

Dengan terselenggaranya open house ini, Pemprov DKI Jakarta berharap nilai kebersamaan dan persatuan dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah dalam membangun kota yang harmonis dan berdaya saing global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *