Berita

MTQ Piala Gubernur 2026 Berjenjang, Pramono: Lahirkan Talenta Qur’ani dari Akar Rumput

61
×

MTQ Piala Gubernur 2026 Berjenjang, Pramono: Lahirkan Talenta Qur’ani dari Akar Rumput

Sebarkan artikel ini
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Piala Gubernur DKI Jakarta Tingkat Provinsi 2026 sekaligus menyerahkan penghargaan kepada para pemenang di Balai Kota Jakarta, Kamis (6/8/2026). Foto: Ist

JAKARTA, ALIMANNEWS.COM — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Piala Gubernur DKI Jakarta Tingkat Provinsi 2026 sekaligus menyerahkan penghargaan kepada para pemenang di Balai Kota Jakarta, Kamis (6/8/2026).

MTQ tahun ini menjadi tonggak baru karena untuk pertama kalinya proses seleksi dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari kelurahan, kecamatan, kota/kabupaten administrasi hingga tingkat provinsi.

Pola tersebut dinilai memperluas ruang pembinaan sekaligus membuka peluang munculnya lebih banyak qari, qariah, hafiz, dan hafizah potensial dari berbagai wilayah Jakarta.

“Inilah yang membuat MTQ di Jakarta begitu bergemuruh. Yang dulu adem ayem, sekarang muncul bakat-bakat yang luar biasa,” ujar Pramono.

Menurutnya, perubahan mekanisme MTQ mampu meningkatkan antusiasme masyarakat sekaligus menemukan talenta baru dari tingkat akar rumput.

Bukan Sekadar Kompetisi

Pramono menegaskan, MTQ tidak semata-mata menjadi arena perlombaan membaca dan menghafal Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari syiar Islam sekaligus sarana membentuk karakter generasi muda.

“Mudah-mudahan ini bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari syiar agama yang kita cintai bersama.”

MTQ Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 mempertandingkan 28 cabang untuk kategori putra dan putri. Juara I, II, dan III pada masing-masing kategori memperoleh penghargaan.

Jakarta Selatan keluar sebagai juara umum, sementara seluruh peraih juara pertama akan mewakili DKI Jakarta pada MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Pramono menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, dewan hakim, panitia, serta berbagai pihak yang berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan MTQ.

“Mudah-mudahan ini menjadi modal Jakarta untuk meraih prestasi di tingkat nasional,” katanya.

Siapkan 1.000 Al-Qur’an untuk 500 Tahun Jakarta

Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga mengungkapkan rencana menyambut 500 tahun usia Jakarta melalui program pencetakan 1.000 Al-Qur’an edisi khusus.

Sebanyak 500 mushaf akan diperuntukkan bagi warga yang telah terbiasa mengkhatamkan Al-Qur’an, sedangkan 500 lainnya disiapkan bagi masyarakat yang belum pernah mengkhatamkannya.

Program tersebut ditujukan untuk memperluas kesempatan masyarakat, termasuk kelompok rentan dan mereka yang selama ini termarginalkan, agar semakin dekat dengan Al-Qur’an.

“Saya ingin warga yang selama ini terpencilkan, terpinggirkan, dan termarginalkan memiliki kesempatan mengkhatamkan Al-Qur’an.”

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta terus mendorong pembentukan generasi Qur’ani melalui pengembangan Kampung Qur’an di Rusunawa Penjaringan, serta memperluas akses pendidikan melalui program KJP Plus, KJMU, dan berbagai pelatihan peningkatan kompetensi generasi muda.

Syamsuri Firdaus: Pembinaan Jadi Kunci

Prestasi Jakarta Selatan sebagai juara umum turut ditopang keberhasilan sejumlah pesertanya. Salah satunya Syamsuri Firdaus, yang meraih Juara I cabang Qira’at Sab’ah Mujawwad Dewasa.

Syamsuri mengatakan keberhasilannya tidak terlepas dari pembinaan intensif yang dilakukan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan.

“Pembinaan dilakukan secara rutin selama dua minggu sehingga persiapan kami benar-benar matang dan peserta bisa memberikan penampilan terbaik.”

Ia mengaku tidak menyangka dapat meraih juara mengingat persaingan peserta dari seluruh wilayah Jakarta sangat ketat.

Syamsuri berharap MTQ Piala Gubernur dapat terus digelar dengan sistem berjenjang. Menurutnya, pola tersebut membuka ruang lebih luas bagi generasi muda untuk mencintai, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an sekaligus membawa nama baik Jakarta di tingkat nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *