ALIMANNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar meresmikan kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB DKI Jakarta di Jalan Perintis Kemerdekaan, Minggu malam (8/3/2026). Ia menilai lokasi kantor baru tersebut cukup strategis dan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas serta konsolidasi partai di ibu kota.
“Baru kali ini kantor DPW tempatnya strategis. Terbukti agak macet, itu namanya strategis,” ujar Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin saat memberikan sambutan.
Dalam kesempatan itu, Cak Imin juga menyinggung tema yang diusung DPW PKB DKI Jakarta, yakni “PKB Masa Depan Jakarta.” Menurutnya, tema tersebut mencerminkan optimisme bahwa partainya dapat memainkan peran lebih besar dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan di ibu kota.
Ia menilai keberhasilan PKB DKI Jakarta meraih 10 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta (DPRD DKI Jakarta) pada pemilu terakhir merupakan capaian penting yang patut dipertahankan.
“Dulu PKB di DKI sering diremehkan. Tapi sekarang terbukti bisa meraih 10 kursi DPRD provinsi dan dua kursi DPR RI. Ini prestasi yang tidak mudah,” katanya.
Cak Imin juga memuji kepemimpinan Hasbiallah Ilyas yang dinilainya berhasil meningkatkan perolehan kursi partai di Jakarta. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa kader PKB mampu bekerja secara nyata dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Ia berharap para kader PKB, khususnya anggota DPRD DKI Jakarta, dapat terus bekerja keras dan menjaga kepercayaan masyarakat yang telah diberikan kepada partai tersebut.
Selain itu, Cak Imin menegaskan pentingnya menggaungkan gagasan “PKB Masa Depan Jakarta” sebagai komitmen untuk berkontribusi dalam memperbaiki kondisi ibu kota.
“Kita ingin Jakarta menjadi lebih baik. Tidak ada lagi warga yang terlantar di stasiun berjam-jam karena tidak ada transportasi,” ujarnya.
Peresmian kantor baru ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan pelayanan politik PKB kepada masyarakat Jakarta dalam menghadapi berbagai agenda ke depan.