Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Berita

Aplikasi Kawal Haji Permudah Laporan Kendala Jemaah

alnews_online
53
×

Aplikasi Kawal Haji Permudah Laporan Kendala Jemaah

Sebarkan artikel ini
Aplikas berbasis web dekstop dan web app android & iPhone. (Foto: Diks/Anews)

ALIMANNEWS.COM, JAKARTA — Jemaah haji Indonesia kini dapat melaporkan berbagai kendala layanan secara langsung melalui aplikasi Kawal Haji selama berada di Makkah, Arab Saudi. Aplikasi ini menjadi saluran pelaporan digital terpadu untuk merespons kebutuhan jemaah secara cepat dan real-time.

Hal itu disampaikan Pelaksana Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kantor Urusan Haji KJRI Jeddah Ali Sadikin, menjelaskan bahwa aplikasi tersebut dirancang sebagai solusi responsif dalam menghadapi dinamika pelayanan haji 1447 H/2026 M.

“Kawal Haji menjadi media pelaporan terpadu. Jika jemaah mengalami masalah terkait katering, transportasi, akomodasi, hingga kondisi darurat seperti barang hilang, dapat langsung dilaporkan melalui aplikasi,” ujar Ali, Ahad (26/4/2026).

Terintegrasi dan Tepat Sasaran

Ali menegaskan, sistem dalam aplikasi ini telah terintegrasi sehingga setiap laporan otomatis diteruskan kepada petugas sesuai bidangnya. Hal ini memperkuat koordinasi antarpetugas di lapangan.

Aduan terkait kesehatan akan ditangani petugas medis, sementara laporan konsumsi, transportasi, dan akomodasi langsung diteruskan kepada petugas di sektor masing-masing.

Seluruh petugas haji memiliki akses terhadap sistem tersebut, sehingga proses penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Transparan dan Mudah Dipantau

Selain menyampaikan laporan, jemaah juga dapat memantau status pengaduan secara langsung melalui ponsel. Fitur ini diharapkan meningkatkan transparansi sekaligus memberikan rasa aman bagi jemaah selama menjalankan ibadah.

“Aplikasi ini bukan menggantikan peran petugas, tetapi menjadi alat bantu agar layanan lebih responsif dan transparan,” jelas Ali.

Cara Akses Aplikasi

Untuk menggunakan layanan ini, jemaah dan petugas diimbau mengunduh aplikasi Kawal Haji melalui Google Play. Setelah instalasi, jemaah dapat masuk dengan memasukkan nomor porsi haji dan nomor paspor.

Sementara itu, petugas menggunakan akun khusus yang telah disiapkan untuk mendukung operasional pelayanan di lapangan.

Dengan hadirnya aplikasi ini, pemerintah berharap seluruh jemaah haji Indonesia dapat memperoleh layanan yang lebih cepat, terintegrasi, dan akuntabel, sehingga ibadah dapat dijalankan dengan lebih tenang dan nyaman. (Diks/alnews)

 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *