ALIMANNEWS.COM | JAKARTA – Sebuah kapal penumpang tradisional KM Makmur Jaya mengalami mati mesin di perairan barat Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, Minggu (5/7/2026). Akibat insiden tersebut, sebanyak 150 penumpang sempat terombang-ambing di laut sebelum akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, KM Makmur Jaya berangkat dari Pelabuhan Kali Adem menuju Pulau Pramuka pada pukul 08.15 WIB.
Namun sekitar pukul 09.55 WIB, kapal mengalami gangguan mesin saat berada di perairan barat Pulau Pari. Dugaan sementara, mesin kapal tidak dapat beroperasi karena bahan bakar tercampur air sehingga pelayaran tidak dapat dilanjutkan.
Setelah dilakukan proses penanganan, seluruh penumpang berhasil dievakuasi menuju Pulau Pramuka pada pukul 13.20 WIB.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Sementara itu, kerugian materi akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Hingga saat ini, KM Makmur Jaya masih dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak terkait guna memastikan penyebab pasti gangguan mesin serta proses evakuasi kapal.
Penanganan insiden melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kementerian Perhubungan, Kepolisian, BPBD DKI Jakarta, Satpol PP DKI Jakarta, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, tenaga kesehatan, serta unsur terkait lainnya.
Meski seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat, insiden ini menjadi catatan serius bagi penyelenggara pelayaran terkait pentingnya memastikan kondisi kapal, termasuk sistem mesin dan kualitas bahan bakar, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.






