Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Berita

Muhammadiyah Perkuat Kerja Sama dengan Mesir, Kuota Beasiswa Al-Azhar Berpotensi Ditambah

alnews_online
31
×

Muhammadiyah Perkuat Kerja Sama dengan Mesir, Kuota Beasiswa Al-Azhar Berpotensi Ditambah

Sebarkan artikel ini
Muhammadiyah melakukan kunjungan strategis ke Kedutaan Besar Mesir untuk Indonesia sebagai upaya memperkuat dan melanjutkan kerja sama bilateral, khususnya di bidang pendidikan, kaderisasi ulama, serta penguatan peran global umat Islam. (Foto: red_muhammadiyah)

ALIMANNEWS.COM, JAKARTA — Muhammadiyah melakukan kunjungan strategis ke Kedutaan Besar Mesir untuk Indonesia sebagai upaya memperkuat dan melanjutkan kerja sama bilateral, khususnya di bidang pendidikan, kaderisasi ulama, serta penguatan peran global umat Islam.

Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (29/4/2026) tersebut dihadiri Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Syafiq Ali Mughni. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi atas hubungan erat yang telah terjalin antara Muhammadiyah dan Pemerintah Mesir, terutama dalam akses pendidikan bagi kader persyarikatan.

Syafiq menegaskan bahwa program beasiswa ke Universitas Al-Azhar selama ini menjadi salah satu jalur strategis dalam mencetak kader ulama dan ahli ilmu syariat yang berkompeten.

“Bagi Muhammadiyah, pengiriman kader untuk studi di Mesir sangat penting, khususnya dalam proses kaderisasi ulama dan penguatan keilmuan syariah di lingkungan persyarikatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan kader Muhammadiyah yang menempuh pendidikan di luar negeri, khususnya di Mesir, turut mendorong penguatan jaringan global organisasi. Saat ini, Muhammadiyah telah memiliki Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) di 30 negara, termasuk Mesir.

Menurut Syafiq, kehadiran PCIM menjadi bukti bahwa kiprah Muhammadiyah tidak hanya berfokus di tingkat nasional, tetapi juga aktif dalam percaturan global untuk membangun peradaban Islam yang inklusif dan berkemajuan.

“Peran global Muhammadiyah diwujudkan melalui jaringan PCIM di berbagai negara. Ini adalah komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam membangun peradaban muslim yang mendunia,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan Duta Besar Mesir untuk Indonesia, Amr A. Mokhtar, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen memperkuat hubungan bilateral, termasuk dengan Muhammadiyah. Ia juga mengungkapkan rencana kunjungan balasan Kedutaan Besar Mesir ke Kantor PP Muhammadiyah di Yogyakarta dalam waktu dekat.

“Kerja sama Indonesia dan Mesir merupakan hubungan yang kokoh, baik di tingkat pemerintah maupun masyarakat. Kami ingin terus merawat dan meningkatkan kerja sama ini, termasuk dengan Muhammadiyah,” ujarnya.

Amr turut mengapresiasi kiprah kader Muhammadiyah di Mesir yang dinilai aktif dalam bidang akademik, sosial, dan keagamaan, serta mampu menjadi representasi positif Indonesia di tingkat internasional.

Sebagai bentuk komitmen konkret, ia memastikan bahwa kuota beasiswa bagi kader Muhammadiyah akan terus diupayakan meningkat dari jumlah saat ini.

“Saat ini kuota beasiswa untuk Muhammadiyah sebanyak 20 orang, dan ke depan kami berkomitmen untuk meningkatkannya,” tegasnya.

Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan Muhammadiyah dengan Mesir, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan, khususnya dalam mencetak generasi ulama dan intelektual muslim berdaya saing global. (diks/alnews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *