Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Berita

6 Ribu Jemaah Haji RI Tiba di Madinah, Diminta Batasi Aktivitas demi Jaga Kesehatan

alnews_online
35
×

6 Ribu Jemaah Haji RI Tiba di Madinah, Diminta Batasi Aktivitas demi Jaga Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Jemaah haji Indonesia gelombang pertama sudah tiba Madinah Arab Saudi. Selama berada di Tanah Suci. (Foto:HMS_Kemenhaj)

ALIMANNEWS.COM, MADINAH — Jemaah haji Indonesia gelombang pertama mulai tiba di Madinah, Arab Saudi. Selama berada di Tanah Suci, jemaah diimbau membatasi aktivitas dan menjaga kondisi fisik agar tetap prima menghadapi rangkaian ibadah yang masih panjang.

Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron B Ambary, menekankan pentingnya menjaga kesehatan, mengingat mayoritas jemaah Indonesia merupakan lanjut usia (lansia).

“Jemaah diharapkan selalu menjaga kesehatan dan tidak memaksakan diri, mengingat rangkaian ibadah haji masih panjang,” ujarnya.

Pada hari pertama kedatangan, sebanyak 5.997 jemaah yang tergabung dalam 15 kelompok terbang (kloter) mendarat secara bertahap melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz hingga pukul 22.55 waktu setempat.

Para jemaah berasal dari berbagai embarkasi di Indonesia, antara lain Yogyakarta, Jakarta, Medan, Lombok, Solo, dan Makassar.

Kepala Daerah Kerja Madinah, Khalilurrahman, mengingatkan jemaah untuk mewaspadai kondisi cuaca panas dengan menggunakan perlindungan diri yang memadai.

“Jemaah diimbau menggunakan payung, kacamata, masker, serta alas kaki yang nyaman. Selain itu, penting untuk rutin minum air setiap 20–30 menit,” katanya, Kamis (23/4).

Ia juga menyarankan penggunaan tabir surya dan pelembap bibir guna melindungi tubuh dari paparan panas ekstrem.

Di sisi lain, kabar menggembirakan datang bagi jemaah dari lima kloter pertama yang mendapatkan fasilitas hotel sangat dekat dengan Masjid Nabawi.

Sekitar 2.500 jemaah menginap di hotel dengan jarak hanya 50 meter dari masjid, tepatnya di sekitar pintu 330. Hal ini memudahkan akses ibadah, terutama bagi lansia dan penyandang disabilitas, termasuk saat berziarah ke Raudhah.

Pelayanan haji tahun ini juga mengalami peningkatan, salah satunya terkait distribusi kartu Nusuk. Jika sebelumnya dibagikan setibanya di Arab Saudi, kini kartu tersebut sudah diberikan sejak di Indonesia.

Setibanya di hotel, pihak syarikah hanya memberikan sosialisasi terkait penggunaan kartu tersebut, sehingga proses layanan menjadi lebih efisien.

Dengan berbagai kemudahan layanan serta imbauan yang diberikan, pemerintah berharap seluruh jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan tetap menjaga kesehatan hingga seluruh rangkaian ibadah selesai.

 
 
 
 
 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *