Scroll untuk baca artikel
Berita

MUI Ajak Umat Jadikan Iduladha Momentum Perkuat Kepedulian Sosial

alnews_online
158
×

MUI Ajak Umat Jadikan Iduladha Momentum Perkuat Kepedulian Sosial

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan dalam Konferensi Pers Sidang Isbat Penetapan awal Zulhijah yang di gelar Kementerian Agama di Jakarta, Minggu (17/05/2026). (Foto: Ist)

ALIMANNEWS.COM, JAKARTA — Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia, Amirsyah Tambunan, mengajak umat Islam menjadikan momentum Iduladha 1447 Hijriah sebagai sarana memperkuat kepedulian sosial dan solidaritas antarsesama di tengah kehidupan masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Amirsyah dalam konferensi pers sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H yang digelar Kementerian Agama Republik Indonesia di Jakarta, Minggu (17/5/2026).

Menurut Amirsyah, perayaan Iduladha tahun ini yang diperingati secara serentak menjadi momentum penting untuk mempererat persatuan umat Islam, baik di Indonesia maupun dunia.

“Ini momentum penting untuk menggambarkan kepada kita, umat Islam Indonesia dan seluruh dunia Islam, bahwa Iduladha dapat dirayakan bersama-sama dalam rangka memperkuat persatuan dan kesatuan umat Islam,” ujarnya.

Ia menegaskan, ibadah kurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan semata, tetapi juga bentuk nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan. Pembagian daging kurban, kata dia, harus menjadi simbol solidaritas dan semangat berbagi di tengah kondisi sosial masyarakat saat ini.

“Kita menyadari masyarakat saat ini tengah menanti uluran tangan kita semua. Pembagian daging kurban secara bersama-sama adalah bukti kepedulian kita kepada umat,” katanya.

Amirsyah juga mengingatkan bahwa makna utama kurban adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus menumbuhkan empati terhadap sesama manusia. Menurutnya, penyembelihan hewan kurban menjadi simbol pengendalian hawa nafsu, sifat serakah, dan egoisme.

“Idul kurban berarti mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena itu, menyembelih hewan kurban adalah menyembelih sifat-sifat kerakusan sekaligus menampakkan kepedulian kita,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengimbau umat Islam untuk memperbanyak ibadah menjelang Iduladha, termasuk menjalankan puasa sunah dan melaksanakan kurban bagi yang memiliki kemampuan.

Menag menekankan pentingnya pelaksanaan kurban sesuai ketentuan syariat sebagai bagian dari penguatan nilai ibadah sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat.

“Kami mengimbau bapak-bapak yang memiliki kemampuan untuk berkurban agar melaksanakan kurban itu sendiri,” ujar Nasaruddin Umar.

Menutup konferensi pers, Menag turut mendoakan seluruh jemaah haji Indonesia yang tengah menjalankan ibadah di Tanah Suci agar memperoleh haji mabrur dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat serta selamat.

 
 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *