Scroll untuk baca artikel
Berita

Megawati Bela Mahasiswa Demo, Soroti Pengawalan Aparat yang Berlebihan

88
×

Megawati Bela Mahasiswa Demo, Soroti Pengawalan Aparat yang Berlebihan

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) sekaligus Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, menyuarakan dukungannya terhadap kebebasan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik. (Foto: Ist)

ALIMANNEWS.COM – BLITAR – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) sekaligus Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, menyuarakan dukungannya terhadap kebebasan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik. Menurutnya, mahasiswa sebagai bagian dari warga negara memiliki hak konstitusional untuk menyampaikan pendapat dalam sistem demokrasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Megawati saat memberikan pidato dalam acara peresmian renovasi Istana Gebang dan patung Bung Karno di Blitar, Senin (15/6/2026).

Dalam pidatonya, Megawati menyinggung aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, beberapa hari sebelumnya.

“Kemarin saya lihat BEM UI itu demo. Wah, kok saya tuh mikir, ini sopo toh yo?” ujar Megawati.

Megawati menilai penyampaian aspirasi oleh mahasiswa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi. Karena itu, menurutnya, mahasiswa tidak seharusnya merasa takut untuk menyuarakan kritik, pandangan, maupun tuntutan kepada pemerintah selama dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

Ia juga menyoroti kehadiran aparat keamanan dari unsur kepolisian dan TNI yang mengawal jalannya aksi tersebut. Menurut Megawati, pengamanan terhadap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum perlu dilakukan secara proporsional agar tidak menimbulkan kesan pembatasan terhadap kebebasan berekspresi.

Meski demikian, Megawati tidak menolak pentingnya pengamanan dalam setiap kegiatan demonstrasi. Namun, ia mengingatkan bahwa demokrasi yang sehat memerlukan ruang bagi masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk menyampaikan pandangan secara terbuka.

Sebagai tokoh yang pernah terlibat dalam berbagai dinamika perjuangan demokrasi di Indonesia, Megawati menegaskan bahwa kebebasan berpendapat merupakan salah satu pilar penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pernyataan Megawati tersebut menambah perhatian publik terhadap aksi mahasiswa yang belakangan menjadi sorotan. Demonstrasi yang dilakukan sejumlah mahasiswa di Jakarta diketahui mengangkat berbagai isu kebijakan publik dan menjadi bagian dari dinamika demokrasi yang berlangsung di Indonesia.

Di tengah beragam pandangan yang muncul, Megawati menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebebasan menyampaikan aspirasi dengan ketertiban umum, sehingga ruang demokrasi tetap terpelihara tanpa mengabaikan stabilitas sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *