Berita

Almuzzammil: Kepala Daerah PKS Harus Miliki Program Unggulan untuk Rakyat

98
×

Almuzzammil: Kepala Daerah PKS Harus Miliki Program Unggulan untuk Rakyat

Sebarkan artikel ini
Almuzzammil menyampaikan sambutan di hadapan 120 orang berasal dari unsur Pimpinan MPP, DPP dan Para Ketua MPW dan Sekretaris MPW PKS seluruh Indonesia. (Foto:AlNews/dik)

ALIMANNEWS.COM, JAKARTA – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf, menegaskan pentingnya memperkuat sinergi seluruh struktur partai guna membangun organisasi yang solid sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat memberikan arahan pada Forum Konsultasi Nasional Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) dan Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS se-Indonesia di Jakarta, Senin (27/7/2026).

Forum yang dihadiri sekitar 120 peserta dari unsur pimpinan MPP, Dewan Pengurus Pusat (DPP), Ketua dan Sekretaris MPW seluruh Indonesia tersebut menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus penyamaan arah kebijakan partai.

Menurut Almuzzammil, Forum Konsultasi Nasional merupakan hasil kolaborasi antara MPP dan DPP PKS, dengan melibatkan Bidang Pembinaan dan Pengembangan Wilayah (BPPW) serta Badan Pembinaan Pejabat Publik (BPPPu) guna memperkuat pembinaan organisasi hingga tingkat daerah.

“Kerja kita hari ini adalah kerja sinergis antara MPP dan DPP. Kami juga menghadirkan BPPW dan BPPPu karena tugas MPW berkaitan erat dengan pembinaan wilayah serta pejabat publik di daerah,” ujar Almuzzammil.

Ia menekankan, dinamika geopolitik global, perkembangan nasional, kondisi daerah, hingga situasi internal partai harus terus dipantau sebagai dasar merumuskan kebijakan politik yang adaptif dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Dalam penguatan basis dukungan politik, Almuzzammil mendorong PKS memperluas pelayanan kepada kelompok perempuan, generasi Z, dan pemilih milenial. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk meningkatkan partisipasi politik sekaligus memastikan regenerasi kepemimpinan partai berjalan secara berkelanjutan.

Ia juga mengingatkan bahwa proses lahirnya tokoh-tokoh partai harus dibangun melalui rekam jejak pengabdian, kapasitas kepemimpinan, kompetensi, serta integritas, bukan semata-mata karena penugasan struktural.

“Penokohan kader harus tumbuh secara alamiah melalui pengabdian, kompetensi, kepemimpinan, dan integritas. Seluruh kader harus terus meneguhkan keyakinan ideologis serta semangat pengabdian dalam menjalankan amanah perjuangan partai,” katanya.

Almuzzammil turut memberikan perhatian khusus kepada kepala daerah dari PKS. Ia meminta para gubernur, bupati, dan wali kota yang diusung PKS menghadirkan inovasi serta program unggulan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Setiap kepala daerah harus memiliki program unggulan yang menjadi identitas keberhasilan kepemimpinan PKS di daerahnya. Mereka harus menjadi contoh pembangunan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Sebagai contoh, Almuzzammil menyebut program Buya Hamka Muda di Sumatera Barat yang berfokus pada pembinaan karakter generasi muda berbasis nilai kepemimpinan dan keislaman. Sementara di Kabupaten Karimun, PKS mendorong seminar yang mengangkat potensi daerah sebagai pelabuhan internasional yang mampu meningkatkan daya saing kawasan.

Melalui Forum Konsultasi Nasional ini, Almuzzammil berharap seluruh unsur PKS, mulai dari MPP, MPW, pejabat publik, hingga kepala daerah, semakin solid dalam menjalankan fungsi pembinaan, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap PKS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *