Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Berita

Wamenag: Masjid Madrasah Harus Jadi Pusat Pembinaan Akhlak dan Generasi Masa Depan

alnews_online
63
×

Wamenag: Masjid Madrasah Harus Jadi Pusat Pembinaan Akhlak dan Generasi Masa Depan

Sebarkan artikel ini
Wamenag Romo Syafi'i saat meresmikan Masjid Asy-Syafi’i MTsN 5 Cianjur. (Foto: Kemenag)

ALIMANNEWS.COM, CIANJUR — Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo Muhammad Syafi’i, menegaskan bahwa masjid di lingkungan madrasah harus berperan sebagai pusat pembinaan karakter, penguatan spiritual, dan tempat lahirnya generasi muda berakhlak mulia serta memiliki visi masa depan yang kuat.

Hal itu disampaikan Romo Syafi’i saat meresmikan Masjid Asy-Syafi’i di MTsN 5 Cianjur, Jawa Barat, yang dibangun di atas tanah wakaf keluarga besar almarhum Syafi’i.

Menurut Wamenag, keberadaan masjid tidak cukup hanya megah secara fisik, tetapi harus dihidupkan melalui aktivitas ibadah, pendidikan, dan pembinaan moral bagi peserta didik maupun masyarakat sekitar.

“Masjid akan benar-benar makmur jika dihidupkan oleh orang-orang yang beriman, mendirikan salat, menunaikan zakat, dan memiliki ketakwaan kepada Allah SWT,” ujar Romo Syafi’i.

Ia menilai madrasah memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini. Karena itu, fungsi masjid di lingkungan pendidikan perlu diperkuat sebagai ruang pembentukan karakter generasi muda di tengah tantangan perkembangan zaman.

“Madrasah dan masjid harus berjalan beriringan. Dari tempat inilah lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat iman dan akhlaknya,” lanjutnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, Abdul Qohar Azij, berharap Masjid Asy-Syafi’i dapat menjadi pusat kegiatan positif, baik bagi siswa maupun masyarakat di lingkungan sekitar madrasah.

“Semoga masjid ini terus dimakmurkan dengan ibadah, kegiatan keilmuan, dan aktivitas yang membawa keberkahan bagi seluruh civitas akademika serta lingkungan sekitar,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cianjur, Abi Ramzi, mengajak para siswa menjadikan masjid sebagai ruang untuk membangun cita-cita, memperkuat nilai keimanan, dan menumbuhkan semangat berbuat kebaikan.

“Mulailah menyusun masa depan sejak sekarang. Jadikan masjid sebagai tempat lahirnya gagasan, harapan, dan rencana-rencana baik untuk kehidupan ke depan,” ujarnya.

Keberadaan Masjid Asy-Syafi’i diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan keagamaan di lingkungan MTsN 5 Cianjur, sekaligus menjadi pusat pembinaan moral dan spiritual bagi generasi muda agar tetap memiliki karakter religius, moderat, dan berdaya saing di era modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *