Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Berita

TPG Guru Agama Mulai Dicairkan, Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru

56
×

TPG Guru Agama Mulai Dicairkan, Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru

Sebarkan artikel ini
Dirjen Pendidikan Islam Amien Suyitno. (Foto:HMS_Kemenag)

ALIMANNEWS.COM, JAKARTAKementerian Agama Republik Indonesia mulai mencairkan secara bertahap Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru pendidikan agama pada sekolah, termasuk guru yang lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno mengatakan percepatan pencairan tunjangan tersebut merupakan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia.

“Sesuai arahan Menag, pencairan TPG Pendidikan Agama menjadi perhatian kami. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan guru adalah prioritas pembangunan nasional,” ujar Amien Suyitno di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Ia menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi bangsa. Karena itu, pemerintah terus berupaya memastikan kesejahteraan para pendidik terpenuhi.

“Guru adalah garda terdepan dalam membentuk karakter dan masa depan generasi bangsa. Pencairan tunjangan profesi ini merupakan bentuk penghargaan negara atas dedikasi dan profesionalitas para guru,” sambungnya.

Amien menambahkan, pihaknya terus menyempurnakan sistem penyaluran tunjangan profesi agar lebih akuntabel, transparan, dan tepat sasaran. Pencairan TPG dilakukan secara bertahap sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kami memastikan guru yang telah memenuhi persyaratan akan menerima haknya dengan baik,” jelasnya.

Direktur Pendidikan Agama Islam (PAI) M. Munir menyampaikan bahwa tunjangan profesi diberikan kepada seluruh guru PAI pada sekolah yang telah memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi persyaratan administrasi, termasuk lulusan PPG tahun 2025.

“TPG ini dicairkan untuk semua guru PAI yang sudah sertifikasi, termasuk lulusan PPG tahun 2025. Total ada 209.324 penerima, termasuk 91.028 guru dan pengawas PAI yang lulus PPG tahun 2025,” kata Munir.

Munir berharap peningkatan kesejahteraan tersebut dapat memotivasi para guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperkuat peran mereka dalam membentuk karakter peserta didik.

Selain guru Pendidikan Agama Islam, tunjangan profesi tahun 2026 juga diberikan kepada guru pendidikan agama lain di sekolah.

Untuk guru Kristen, tercatat 5.606 guru non-ASN menerima TPG 2026 serta 9.893 guru yang lulus PPG 2025 juga memperoleh tunjangan tahun ini.

Sementara itu, guru Katolik penerima TPG berjumlah 12.400 orang, terdiri dari 8.568 guru ASN dan 3.832 guru non-ASN, termasuk 5.972 guru yang lulus PPG 2025.

Untuk guru Hindu, penerima TPG mencapai 6.073 guru, terdiri dari 4.982 ASN dan 1.091 non-ASN, serta 3.684 guru lulusan PPG 2025.

Adapun guru Buddha penerima tunjangan profesi tahun 2026 berjumlah 1.423 guru, terdiri atas 862 guru ASN dan 561 guru non-ASN, termasuk 512 guru yang lulus PPG 2025.

Kementerian Agama berharap pencairan tunjangan profesi ini dapat meningkatkan kesejahteraan para guru sekaligus memperkuat kualitas pendidikan agama di sekolah-sekolah Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *