Scroll untuk baca artikel
Berita

Menag Ajak Umat Jadikan 1 Muharam Momentum Perkuat Persatuan

56
×

Menag Ajak Umat Jadikan 1 Muharam Momentum Perkuat Persatuan

Sebarkan artikel ini
Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Foto: Ist/Dik/ANews)

ALIMANNEWS.COM – JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam dan seluruh masyarakat Indonesia menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai sarana memperkuat persatuan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta membangun semangat perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

Menurut Menag, peringatan Tahun Baru Hijriah tidak sekadar menjadi penanda pergantian kalender Islam, tetapi juga momentum refleksi untuk melakukan hijrah dalam kehidupan sosial, kebangsaan, dan kemanusiaan.

“Momen hijrah mengajak kita berpindah dari sikap saling curiga menuju saling percaya, dari perpecahan menuju persatuan, dari sikap apatis menuju kepedulian, serta dari orientasi kepentingan pribadi menuju pengabdian yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan,” ujar Nasaruddin Umar di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Menag menegaskan bahwa nilai-nilai hijrah yang diwariskan Rasulullah SAW tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan modern. Di tengah era disrupsi yang ditandai oleh berkembangnya individualisme, perbedaan pandangan, serta kompleksitas persoalan sosial, semangat hijrah perlu diwujudkan melalui penguatan dialog, toleransi, dan persaudaraan kebangsaan.

Menurutnya, bangsa Indonesia memiliki kekuatan besar dalam keberagamannya. Karena itu, perbedaan yang ada harus dijadikan modal untuk membangun kemajuan bersama, bukan sumber perpecahan.

“Di tengah era disrupsi yang ditandai oleh menguatnya sikap individualistik, perbedaan pandangan, dan berbagai tantangan sosial yang kompleks, nilai-nilai hijrah perlu kita wujudkan dalam bentuk kesediaan membangun dialog, memperkuat toleransi, dan merawat persaudaraan kebangsaan,” tegas Menag.

Ia menambahkan, bangsa yang besar bukanlah bangsa yang terbebas dari perbedaan, melainkan bangsa yang mampu mengelola keberagaman menjadi kekuatan untuk mewujudkan kemaslahatan bersama.

“Bangsa yang besar bukanlah bangsa yang bebas dari perbedaan, melainkan bangsa yang mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk melangkah demi kemaslahatan bersama,” lanjutnya.

Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa semangat tersebut merupakan implementasi dari nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah. Peristiwa bersejarah itu menunjukkan bahwa keberhasilan membangun peradaban tidak hanya ditentukan oleh kecakapan dan kekuatan, tetapi juga oleh persaudaraan, keadilan, serta kepedulian terhadap sesama.

Menag juga mengajak masyarakat untuk memulai perubahan dari diri sendiri. Menurutnya, masa depan yang lebih baik hanya dapat diwujudkan melalui keberanian untuk berbenah dan meningkatkan kualitas diri secara berkelanjutan.

Ia mengutip pesan dalam Surah Ar-Ra’d ayat 11 yang menegaskan bahwa Allah SWT tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.

“Semangat hijrah adalah semangat untuk terus bertumbuh, memperbaiki kualitas diri, memperkuat integritas, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi sesama. Dengan semangat itu, umat akan semakin kuat menghadapi berbagai tantangan zaman dan semakin mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ungkapnya.

Menutup pesannya, Menag menyampaikan ucapan selamat menyambut Tahun Baru Islam kepada seluruh umat Islam di Indonesia serta mendoakan agar bangsa Indonesia senantiasa mendapatkan keberkahan dan bimbingan dari Allah SWT.

“Atas nama Menteri Agama Republik Indonesia, saya, Nasaruddin Umar, mengucapkan Selamat Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing setiap langkah kita serta melimpahkan rahmat dan keberkahan-Nya kepada bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *